Farmaka
Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)

REVIEW ARTIKEL : TANAMAN DENGAN AKTIVITAS ANTI HIPERTENSI

Riska Nurul Hidayah (Unknown)
Rr. Sulistiyaningsih Rr. Sulistiyaningsih (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2019

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian ketiga setelah stroke dan tuberkulosis di Indonesia. Terapi menggunakan obat anti hipertensi secara konvensional dikaitkan dengan efek samping yang serius dan dapat menimbulkan penyakit lain jika tidak sesuai dan tidak adanya kepatuhan dalam pengobatannya. Tanaman herbal telah banyak digunakan sebagai obat alternatif karena dianggap lebih aman daripada obat konvensional. Review artikel ini dibuat dengan tujuan memberikan informasi mengenai pengobatan herbal sebagai alternatif yang berasal dari beberapa tanaman yang memiliki aktivitas sebagai antihipertensi. Beberapa tanaman yang memiliki aktivitas anti hipertensi diantaranya Allanblackia floribunda Oliv., Anacardium occidentale, Annona muricata Linn., Antidesma thwaitesianum Muell. Arg, Apium graveolens, Cinnamomum zeylanicum, Coriandrum sativum, Hibiscus sabdariffa L., Piper sarmentosum, Syzygium cumini, Syzygium polyanthum. Dari beberapa tanaman yang memiliki aktivitas anti hipertensi tersebut, sebagian besar komponen zat aktif yang terkandung yaitu antioksidan, flavonoid, dan fenol.Kata kunci : Hipertensi, tanaman herbal, aktifitas anti hipertensi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...