Farmaka
Vol 14, No 4 (2016): Farmaka

Polimorfisme CYP2D6 dan Pengaruhnya Terhadap Metabolisme Kodein: Review

ANNISA MAYANGSARI (260110130144)
Tina Rostinawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2017

Abstract

Setiap individu dapat memberikan respon yang berbeda terhadap obat yang sama. Perbedaan respon ini diakibatkan adanya variabilitas genetik hasil dari polimorfisme pada DNA yang mengkode enzim metabolisme dan eliminasi obat. Salah satu polimorfisme yang sering ditemukan yaitu pada gen CYP2D6, yang mengkode enzim CYP2D6. Enzim CYP2D6 merupakan salah satu enzim yang berperan dalam metabolisme beberapa obat, salah satunya kodein. Kodein merupakan analgesik golongan opiat lemah yang digunakan untuk beberapa pengobatan. CYP2D6 berperan dalam mengkonversi kodein menjadi bentuk aktifnya yaitu morfin. Adanya polimorfisme pada gen CYP2D6 mempengaruhi aktivitas metabolisme enzim yang dikodenya. Terdapat empat macam metabolisme hasil polomorfisme pada CYP2D6, yaitu Extensive Metabolizer (EM), Intermediate Metabolizer (IM), Poor Metabolizer (PM) dan Ultra-rapid Metabolizer (UM). Perbedaan metabolisme kodein ini akan mempengaruhi kadar metabolit aktif kodein dan efek analgesik yang ditimbulkan. Berdasarkan fakta tersebut, perlu dilakukannya penyesuaian terapi kodein untuk tiap individu berdasarkan polimorfisme CYP2D6.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...