Kehilangan integritas kulit dapat membuka jalan terhadap bakteri untuk masuk ke dalam tubuhsehingga memperlambat penyembuhan luka. Tanaman Piper betle L. dan minyak Syzygiumaromaticum ini telah digunakan untuk mengobati luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiaktivitas antibakteri sediaan gel kombinasi ekstrak etanol Piper betle L dan minyak Syzygiumaromaticum dengan berbagai variasi perbandingan, yaitu F1(25:75), F2(50:50) dan F3(75:25). Digunakan metode luka tikus stadium II tertutup non-debridement, dilakukan pengamatankualitatif dan kuantitatif selama 21 hari, diukur luas area luka menggunakan programMacbiopotonic Image J untuk memperoleh nilai Area Under Curve (AUC) dan dianalisisstatistik menggunakan One Way ANOVA. Hasil analisis nilai AUC menunjukkan bahwakelompok F2 memiliki nilai AUC lebih besar secara signifikan dari pada F3. Hasil uji statistikkelompok F2 tidak berbeda siginifikan (p>0,05) dengan kontrol positif. Hasil penelitianmenunjukkan sediaan F2 memiliki efektivitas terbaik dibandingkan F3 dalam mempercepatproses penyembuhan luka stadium II tertutup non-debridement. Kata kunci: Sirih, Cengkeh, luka, deressing non-debridement.
Copyrights © 2019