Latar Belakang: Kepatuhan merupakan perilaku pasien dalam menjalanipengobatan dengan mengikuti intruksi-intruksi atau saran medis yang disarankan.Kasus hipertensi dapat ditekan melalui peningkatan kepatuhan dalam menjalanipengobatan hipertensi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan faktor-faktor usia, jenis kelamin, dan regimen terapi terhadapkepatuhan pasien hipertensi dalam menjalani pengobatan rawat jalan diPuskesmas Kampung Bangka Pontianak Tenggara. Metode : Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik denganrancangan penelitian yang digunakan adalah studi kohort. Pengukuran kepatuhanpasien hipertensi rawat jalan menggunakan metode Medication Possession Ratio(MPR). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Kapplan-Meier. Jumlahsubyek penelitian adalah 52 pasien hipertensi yang menggunakan obatantihipertensi pertama kali selama bulan Juli hingga Desember 2017 (tanggalindeks pengobatan) dan dikuti proses perjalanan pengobatan hipertensi sampaipasien menghentikan penggunaan obatnya atau akhir pengamatan (31 Desember2018). Hasil : Hasil dari penelitian ini yaitu sebanyak 32,69% subyek patuhmenggunakan obat antihipertensi. Kepatuhan penggunaan obat antihipertensilebih besar terjadi pada pasien kategori usia ≥45 tahun (63,46%), perempuan(67,31%), dan pasien yang menggunakan monoterapi (78,85%). Perbedaan initidak bermakna secara statistik dengan nilai Log Rank berturut-turut (LogRank=0,987; Log Rank=0,327; Log Rank=0,919). Kesimpulan : Kesimpulan daripenelitian ini yaitu kepatuhan penggunaan obat antihipertensi tidak dipengaruhioleh usia, jenis kelamin, dan regimen terapi.Kata Kunci : Faktor risiko, Hipertensi, Kepatuhan
Copyrights © 2019