Perubahan alam global tentu saja merubah sistem kehidupan. Perubahan tata guna lahan secara langsung mengakibatkan perubahan perwatakan hujan, seperti intensitas hujan, pola sebaran baik tempat maupun waktu sehingga dapat memicu terjadinya berbagai bencana alam. Perubahan dan proses alam tersebut tidak perlu dirisaukan tetapi harus disikapi secara adaptif, sehingga mampu melakukan tindakan bijak. Proses normalisasi pada sungai dan danau serta setu di kawasan daratan sangat berpengaruh terhadap mitigasi bencana baik banjir maupun tanah longsor di kawasan daratan. Danau Tirta Asri merupakan daerah tampungan air wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya tentu saja memiliki kontribusi positif terhadap mitigasi bencana banjir dan adaptasi pada musim kekeringan khususnya di wilayah Jakarta Timur. Pengukuran kondisi kedalaman danau yang rutin 1-2 tahun sekali dijadikan rujukan untuk memelihara keberlanjutan danau tirtasari untuk mitigasi dan adaptasi variabilitas iklim.
Copyrights © 2019