Buletin Al-Turas
Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS

Semiotika: Teori dan Hubungannya dengan Sastra

Kamil, Syukron (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jan 2018

Abstract

Belakangan ini, semiotik atau semiotika merupakan salah satu pendekatan yang sedang diminati oleh paraAhli sastra, tidak terkecuali para peminat sastra di Indonesia. Dalam studi Islam, yang pertama menggunakannya adalah Mohammed Arkoun. Ia, dalam analisanya terhadap Alquran, sebagaimana yang diungkapkan Meuleman (1994:15-21 dan 1999:7-8, 21), menggunakan teori mitos dari Barthes dan Ricoeur. Katanya, ketika Alquran telah berubah pus resmi yang tertutup, bertentangan dengan fungsi dan makna yang sebenarnya, sehingga digunakan untuk membenarkan hirarki sosial kelompok dominan tertentu, maka Alquran telah menjadi mitos yang berfungsi sebagai pelestari dan pembeku (pemistik). Mitos merupakan salah satu kajian semiotik. Dalam semiotik, mitos tidak selamanya berkonotasi buruk. Mitos, menurut Arkoun, penting karena dapat berfungsi menggerakkan dan mengarahkan manusia. Akan tetapi, meskipun lebih tinggi dari dongeng, mitos adalah uraian yang tidak rasional dan faktual.

Copyrights © 2001






Journal Info

Abbrev

al-turats

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JOURNAL BULETIN ALTURAS (ISSN 0853-1692; E-ISSN: 2579-5848) is open access journal that is published by Faculty of Adab and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It serves to disseminate research and practical articles that relating to the current issues on the study of history, literature, ...