JIA (Jurnal Ilmu Agama)
Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Agama

WIHDAT AL-ADYÂN (KESATUAN AGAMA-AGAMA) DALAM SYAIR SUFISTIK SYAIKH UMAR IBN AL-FARÎDH

Idrus al-Kaf (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jan 2020

Abstract

Wihdat al-Adyân (kesatuan agama-agama) adalah salah satu tema besar yang muncul di dalam aliran tasawuf falsafi. Ajaran ini biasanya berkembang dari ajaran tentang al-hubb al-Ilâhi dan wihdat al-wujûd. Oleh karena itu, para sufi penganut faham wujûdiyah pasti juga akan mengajarkan tentang wihdat al-adyân ini. Termasuk Syaikh Umar ibn al-Farîdh, sufi asal Mesir yang hidup pada abad ke VII H. Artkel ini, ditujukan untuk mengkaji secara lebih mendalam pemikiran sufistik ibn al-Fâridh tentang wihdat al-adyân di dalam Dîwân ibn al-Fâridh. Bertolak dari doktrin cinta ilahi dan wujudiyah ini, ibn al-Fâridh sampai pada ajaran tentang Wihdat al-adyân (kesatuan agama-agama), bahwa walaupun agama-agama itu secara lahiriah berbeda, namun pada hakikat dan substansinya adalah satu. Walaupun mereka mempunyai cara beribadah yang bereda-beda, semuanya menyerukan penyembahan kepada Tuhan. Menurut ibn al-Fâridh, agama-agama yang tiga, yaitu Yahudi, Kristen dan Islam, diatur dalam satu jalan yang sama, yaitu jalan wahyu ilahi. Keywords: Syaikh Umar ibn al-Farîdh, Dîwan, WIhdat al-Adyân, al-Hub al-Ilahi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JIA

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Jurnal Ilmu Agama merupakan jurnal yang mengkaji tentang doktrin, pemikiran dan fenomena ...