Pengelasan merupakan metode penyambungan dua material atau lebih yang sering digunakan dalam bidang konstruksi. Metode pengelasan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Gas Metal Arc Welding (GMAW) dengan logam pengisi ER70S-6. Pengelasan dilakukan dilakukan pada baja karbon rendah SS400 dengan ukuran panjang 200 mm, lebar 105 mm, dan tebal 12 mm. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki struktur mikro, distorsi, dan sifat mekanik sambungan las GMAW baja karbon rendah akibat variasi posisi pengelasan Posisi pengelasan 1G, 2G, dan 3G. Dari hasil penelitian diketahui bahwa posisi pengelasan 1G menghasilkan distorsi lebih besar dari pada posisi pengelasan 2G dan posisi pengelasan 3G. dimana pada posisi pengelasan 1G nilai distorsi terbesarnya adalah 5,42 mm dengan heat input 1.7 Kj/mm. sedangkan besaran distorsi yang terjadi pada posisi pengelasan 2G nilai distorsi terbesarnya adalah 2,39 mm dengan heat input 0.7 Kj/mm. Dari hasil analisis ditemukan bahwa perbedaan posisi pengelasan menghasilkan jumlah heat input yang berbeda, dengan peningkatan heat input akan meningkatkan besaran distorsi yang terjadi.
Copyrights © 2020