Kebiasaan hidup masyarakat pesisir yang kurang memahami akan pentingnya masalah kesehatan membuat masyarakat mudah terjangkit berbagai penyakit salah satunya penyakit asma. Salah satu kebiasaan masyarakat pesisir menggunakan cangkang sotong sebagai obat asma, dengan cara meminum rebusan cangkang sotong yang telah dikeringkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi cangkang sotong (Sepia sp) sebagai antiinflamasi pada penderita penyakit asma. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Dilakukan pengamatan parameter fitokimia yaitu steroid, triterpenoid, flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, glikosida dan polifenol. Hasil menunjukkan bahwa cangkang sotong mengandung beberapa senyawa yang dapat berperan sebagai antiinflamasi seperti steroid, triterpenoid, alkaloid, tanin dan glikosida. Kata kunci : sotong, asma, antiinflamasi, fitokimia
Copyrights © 2019