ABSTRAKBudidaya kubis bunga pada dataran rendah masih mendapatkan produksi yang kurang optimal dibandingkan dengan hasil produksi kubis bunga di dataran tinggi. Salah satu upaya peningkatan hasil Kubis Bunga pada dataran rendah adalah dengan pengaturan intensitas cahaya dan aplikasi pupuk nitrogen. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan kombinasi intensitas cahaya dan dosis aplikasi nitrogen yang paling baik untuk digunakan pada budidaya tanaman kubis bunga di dataran rendah.Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Unsika pada bulan September sampai November 2018. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Faktor pertama yang menjadi petak utama adalah intensitas cahaya dengan tiga taraf yaitu C1 = 100 %, C2 = 75 % dan C3 = 50%. Sementara, faktor kedua yang menjadi anak petak adalah dosis pupuk nitrogen dengan 3 taraf yaitu N1 = 350 kg N/ha , N2 = 175 kg N/ha , N3 = 87.5 kg N/ha. Pada masing-masing percobaan diberikan ulangan sebanyak tiga kali (3 x 3 x 3 = 27 perlakuan).Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara intensitas cahaya matahari dan dosis pupuk anorganik nitrogen. Perlakuan terbaik ditunjukan oleh perlakuan intensitas sinar matahari 50% dan pupuk anorganik nitrogen 87.5 kg N/ha.
Copyrights © 2019