Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fiscal stress terhadap tingkat kejahatan pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia tahun 2014-2015, dan pengaruh fiscal stress terhadap pendapatan perkapita pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia tahun 2014-2015. Unit analisis adalah Pemerintah Kabupaten dan Kota di Indonesia. Populasi penelitian ini adalah 508 Pemerintah Kabupaten dan Kota di Indonesia, pemilihan sampel ditentukan berdasarkan kriteria purposive sampling sehingga didapatkan 53 pemerintah kabupaten/kota yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website Direktorat Jenderal Pajak Keuangan (DJPK) berupa Laporan Realisasi Keuangan (LRA) dan website Badan Pusat Statistik (BPS). Alat uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan software Eviews 9. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa 1) Fiscal stress berpengaruh terhadap tingkat kejahatan secara negatif. dan 2) Fiscal stress berpengaruh terhadap pendapatan perkapita secara negatif. Kabupaten dan Kota di Indonesia.
Copyrights © 2019