Perusahaan keluarga menghadapi tantangan kurangnya perencanaaan kerangka kerja konseptual untuk masa depan perusahaan. Perencanaan konseptual melalui profesionalisasi bermanfaat bagi perusahaan keluarga namun seringkali ditolak, karena karakteristik perusahaan keluarga yang tidak selalu mementingkan keperluan bisnis. Meski demikian, sejumlah kecil perusahaan keluarga mulai menyadari pentingnya profesionalisasi dan mulai menerapkannya. Mengetahui pertimbangan keputusan profesionalisasi dari pemimpin perusahaan keluarga yang telah menerapkannya diharapkan dapat menginspirasi dan memberi tambahan wawasan terkait profesionalisasi bagi praktisi perusahaan keluarga lain yang belum melakukan profesionalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratori dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan pemimpin-pemimpin perusahaan keluarga yang telah menerapkan profesionalisasi dan seorang pakar perusahaan keluarga, dengan subjek-subjek tersebut ditentukan melalui metode purposive sampling. Penelitian ini mendapat temuan 7 pertimbangan terkait keputusan profesionalisasi dalam perusahaan keluarga, dimana 3 diantaranya merupakan pertimbangan yang krusial dan disebut oleh setiap narasumber. Pertimbangan-pertimbangan tersebut memiliki aspek-aspek penting terkait manfaat profesionalisasi yang diharapkan dapat diperoleh, profesionalisasi sebagai solusi penyelesaian masalah, dan profesionalisasi sebagai bagian strategi perusahaan. Temuan lain dari penelitian ini adalah pengaruh interaksi lingkungan dan pentingnya karakter pemimpin terhadap pertimbangan dan keputusan profesionalisasi dalam perusahaan keluarga
Copyrights © 2017