Perencanaan merupakan proses pemilihan informasi dan pembuatan asumsi-asumsi mengenai keadaan dimasa yang akan datang untuk merumuskan kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Penjadwalan proyek pada umumnya menggunakan metode Kurva S, Kurva S sendiri memiliki kekurangan yakni informasi yang disampaikan tidak detail dan hanya terbatas untuk menilai kemajuan proyek. berbeda dengan Critical Path Method (CPM), metode ini merupakan jalur tercepat untuk mengerjakan suatu proyek dimana setiap proyek yang termasuk pada jalur ini tidak diberikan waktu jeda atau istirahat untuk pengerjaannya. Terjadi selisih waktu pelaksanaan terhadap sistem penjadwalan yang dibuat oleh kontraktor dimana untuk pekerjaan Mobilisasi Kurva-S dibutuhkan waktu 14 hari,CPM hanya 14 hari, Pekerjaan penyiapan badan jalan di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 7 hari, Pekerjaan lapis pondasi agregat kelas B di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 13 hari, Pekerjaan lapis pondasi Agregat kelas A di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 17 hari, Pekerjaan lapis resap pengikat di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 4 hari, Pekerjaan Laston Lapis Aus Perata (AC-WC(L)) di Kurva-S dibutuhkan waktu 7 hari, CPM hanya 1 hari, Pekerjaan Laston lapis antara (AC-BC) di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 11 hari, Pekerjaan lapis perekat di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 4 hari, Pekerjaan Laston lapis Aus (AC-WC) di Kurva-S dibutuhkan waktu 21 hari, CPM hanya 8 hari.
Copyrights © 2017