Metal Indonesia
Vol 41, No 2 (2019): Metal Indonesia

METODE KESEIMBANGAN BIDANG TUNGGAL PADA PROSES BALANCING KOMPONEN BOILER FEED PUMP ROTOR

Sony Harbintoro (Balai Besar Logam dan Mesin Jalan Sangkuriang Nomor 12 Bandung)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Proses balancing pada komponen berputar dilakukan untuk mengurangi getaran pada saat proses operasi. Getaran disebabkan oleh ketidakseimbangan massa yang terjadi jika sumbu utama inersia rotor tidak satu sumbu dengan sumbu geometrisnya.Proses balancing pada rotor umumnya banyak terdapat dalam sistem mekanis pada mesin turbo industri, mesin pembangkit listrik, alat pemesinan, dan mesin turbin gas pesawat terbang. ISO 1940-1 : 2003 Mechanical Vibration-Balance Quality Requirements for Rotor in a Constant (Rigid) State mendefinisikan kualitas keseimbangan untuk berbagai aplikasi dengan mendefinisikan sejumlah nilai kualitas keseimbangan untuk berbagai jenis rotor. Ketidakseimbangan residual untuk rotor didefinisikan dalam standar ini dalam notasi G. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan balancing  pada komponen boiler feed pump rotor dengan menggunakan dua grade (G) yang berbeda sesuai ISO 1940-1 : 2003. Pada penelitian ini digunakan metode balancing off line dengan kategori bidang tunggal pada komponen boiler feed pump rotor yang terdapat pada mesin pembangkit listrik. Berdasarkan hasil pengumpulan data, pada proses balancing dengan metode keseimbangan bidang tunggal pada komponen boiler feed pump rotor maka tingkat kualitas keseimbangan (G) yang dipilih akan sangat berpengaruh terhadap toleransi massa berat maksimum ketidakseimbangan yang diijinkan pada komponen boiler feed pump rotor. Dengan menggunakan balance quality grade G 6.3 massa berat maksimum ketidakseimbangan yang diijinkan yaitu 16.8 gram dan dengan menggunakan balance quality grade G 0.4 massa berat maksimum ketidakseimbangan yang diijinkan yaitu 1.064 gram.

Copyrights © 2019