Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika sosial ekonomi tukang becak dan strategi bertahan hidup tukang becak. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan hidup keluarga belum cukup terpenuhi karena pendapatan suami sebagai tukang becak belum mencukupi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan yang dimaksud adalah selain sandang, pangan, dan papan juga kebutuhan terhadap pendidikan anak dan kesehatan keluarga. Untuk mengatasi hal tersebut, para tukang becak menerapkan berbagai strategi, pertama, dengan menggunakan strategi aktif yaitu mengerjakan pekerjaan sampingan dan mengikutsertakan anggota keluarga untuk memperoleh penghasilan, dan kedua strategi pasif yakni dengan melakukan penghematan dengan mengkonsumsi makanan yang lebih murah, membeli persediaan makanan saat harga sedang murah, dan menyisipkan sebagian pendapatannya untuk kebutuhan yang penting, dan ketiga adalah strategi jaringan, yaitu dalam bentuk meminjam uang tetangga atau keluarga. Selain itu tukang becak juga menerima bantuan dari pemerintah dalam bentuk jaminan kesehatan kartu KIS yang dibagikan secara gratis.
Copyrights © 2019