Daun bakungan biasa digunakan untuk mengobati bengkak oleh masyarakat. Berdasarkan literatur, senyawa yang diduga memiliki aktivitas antiinflamasi adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek antinflamasi dari ekstrak etanol daun bakungan (Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb.) berdasarkan penurunan volume radang pada telapak kaki tikus putih yang diinduksi larutan putih telur. Pengujian dilakukan dengan metode experimental atau pembentukan radang buatan pada telapak kaki kiri tikus putih jantan. Penelitian ini menggunakan 25 ekor hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok. yaitu kelompok kontrol negatif diberi CMC, kontrol positif diberi Natrium Diklofenak, dan kelompok uji diberi ekstrak daun tokulo 0,5 g/Kg, 1 g/Kg dan 2 g/Kg. Induksi dilakukan dengan menyuntikkan 0,2 ml larutan putih telur 5 % b/v secara subkutan pada telapak kaki tikus. Setelah 30 menit setiap kelompok diberi sediaan uji peroral sebanyak 2 ml/300gBB. Pengukuran volume radang dilakukan setiap 30 menit selama 6 jam dengan menggunakan alat plestinometer. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA one-way yang dilanjutkan dengan uji LSD dengan taraf kepercayaan 95 %. Berdasarkan hasil analisa dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 70% daun bakungan memiliki aktivitas antiinflamasi pada tiap kelompok dengan persen inhibisi yaitu dosis 1 = 20,43 %, dosis 2 = 29,8 %, dan dosis 3 = 45, 63 %.Kata kunci : Daun Bakungan (Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb.), Natrium Diklofenak, Antiinflamasi, Putih Telur
Copyrights © 2018