Dalam beberapa tahun terakhir perangkat lunak Sistem Operasi Open SoUrce menempati posisi diatas yang banyak mengambil perhatian para ahli, Pemerintah Organisasi, Individu, entitas komersial Swasta dan lain-lain, sehingga Perusahaan-perusahaan besar perangkat lunak seperti Google, Oracle dan lainnya melangkah maju dalam hal mengembangkan perangkat lunak Open Source Khususnya Sistem Operasi Linux.Tulisan ini mengacu pada caramengembangkan perangkat lunak Sistem Operasi Linux yang bersifat Open Source dengan menggunakan Metode LFS (Linux From Scracht), kemudian membandingkan dengan metode “REMASTER” dan menentukan kekurangan dan kelebihan dari masing-masing metode
Copyrights © 2016