Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah orang Bajo di Desa Tondasi Kecamatan Tiworo Utara Kabupaten Muna Barat: 1980-2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang dikemukakan oleh Kuntowijoyo, yaitu (1) Pemilihan topik, (2) Pengumpulan sumber, (3) Verifikasi (4) Interpretasi, dan (5) Historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada awalnya orang Bajo di Desa Tondasi berasal dari Bajoe Selatan daerah Lassareng. Orang Bajo meninggalkan Bajoe Selatan didorong oleh keinginan untuk mencari tempat yang lebih aman dan memperoleh hasil laut yang cukup menjanjikan. Pada 1980 orang Bajo tiba di Desa Tondasi dan mulai menetap karena merasa cocok dan nyaman. (2) Perkembangan ekonomi orang Bajo di Desa Tondasi ditandai dengan pola pemukiman masyarakat Bajo yang sudah membuat rumah permanen dengan menggunakan semen dan berjendela kaca. Orang Bajo yang berprofesi sebagai nelayan juga telah memanfaatkan alat-alat penangkap ikan yang bersifat tradisional dan modern. (3) Perubahan sosial orang Bajo di Desa Tondasi dapat dilihat pada hubungan kemasyarakatan mereka baik sesama masyarakat Bajo maupun dengan masyarakat Bugis, Buton dan Selayar. Pada umumnya hubungan antara kedua kelompok tersebut dapat dilihat antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Kata Kunci: orang Bajo, pola pemukiman, kehidupan sosial-ekonomi
Copyrights © 2018