ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA
Vol 19, No 1 (2016): ATAVISME, EDISI JUNI 2016

KEKERASAN TERHADAP TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL KINANTI KARYA MARGARETH WIDHY PRATIWI

Werdiningsih, Yuli Kurniati (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2016

Abstract

Tujuan penulisan makalah ini adalah mendeskripsikan kekerasan yang dialami oleh tokoh utama perempuan dalam novel Kinanti karya Margareth Widhy Pratiwi. Sebagai pengarang perempuan, Margareth memiliki sensitivitas tinggi dalam menggambarkan perasaan seorang perempuan yang mengalami kekerasan. Metode yang digunakan untuk mengungkap kekerasan dalam novel ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang memuat unsur kekerasan terhadap perempuan. Teori yang digunakan adalah feminisme dengan fokus pada kekerasan terhadap perempuan dan upaya perempuan menghadapi kekerasan tersebut. Hasil penelitian ini adalah terdapat tiga jenis kekerasan yang dialami oleh tokoh utama perempuan dalam novel Kinanti, yakni kekerasan psikologis; fisik; dan seksual. Pelaku kekerasan terhadap perempuan tidak hanya laki-laki, tetapi juga perempuan. Kelemahan secara struktur biologis yang dimiliki oleh perempuan dimanfaatkan oleh para pelaku kekerasan. Kekerasan terhadap perempuan dalam novel Kinanti merepresentasikan kekerasan terhadap perempuan yang terjadi dalam masyarakat Jawa. Upaya Kinanti menghadapi kekerasan merupakan bagian dari kuasa perempuan Jawa dalam mempertahankan hidupnya. Kata-KataKunci: kekerasan, perempuan, novel Abstract: The aims of this study is describing the abused female main character in Margareth Widhy?s novel, Kinanti. As a female writer, Margareth uses her high sensitivity to express the feeling of an abused female main character. This descriptive qualitative study used words, phrases, sen-tences, and discourse to express the abuse in the novel. This paper used a feminist theory focusing on violence towards women. The result of the study shows that there are three kinds of abuse suffered by the main female charachter in Kinanti. The doers of the abuse towards women are not only men, but also women. The weakness of female biological structure has become the benefit for the abusers. The abuse toward women in Kinanti represents the abuse toward women happening in Javanese society. Key Words: abuse, women, novel

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

atavisme

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Atavisme adalah jurnal yang bertujuan mempublikasikan hasil- hasil penelitian sastra, baik sastra Indonesia, sastra daerah maupun sastra asing. Seluruh artikel yang terbit telah melewati proses penelaahan oleh mitra bestari dan penyuntingan oleh redaksi pelaksana. Atavisme diterbitkan oleh Balai ...