Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Vol 7, No 2 (2011): Desember

EULER BUCKLING FAILURE MODEL AT GALVANIZED PIPE INFLUENCED BY HOLE DETERIORATION AS PITTING CORROSION MODELLED EXPERIMENTAL APPROACHMENT

Miftahul Iman (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2015

Abstract

Korosi adalah fenomena alam yang tidak dapat dihindari. Hampir seluruhlogam yang mengandung unsur paduan Ferrit akan mengalami peristiwa oksidasisebagai penyebab korosi. Banyak konstruksi sipil yang berada di lingkungan agresifdan merupakan konstruksi-konstruksi vital yang melayani kebutuhan masyarakatbanyak, semisal pelabuhan, off shore structure, crane dan lain sebagainya kurangmemperhatikan dampak korosi yang terjadi pada konstruksi tersebut. Hal inidisebabkan salah satunya oleh formulasi analitik satu dimensi untuk menentukanbeban kritis (Pcr) tidak dapat memberikan model yang optimal terhadap batangaksial tekan dengan penampang yang tidak solid (hollow section) seperti halnyadengan tube atau pipe dari sebuah struktur aksial tekan dengan adanya pengaruhcacat berupa lubang yang dimungkinkan akibat reaksi korosi dalam bentuk pitting.Penelitian ini mengembangkan model laboratorium yang mengunakanprototype pipa galvanis sebanyak 16 sampel yang terdiri dari 3 sampel untuk ujipendahuluan dan sampel lainnya dengan lubang pada tengah tinggi kolom denganrincian 3 sampel untuk lubang tunggal, selanjutnya disebut sebagai Single HolePitting (SHP) dan lainnya untuk sampel dengan jumlah lubang lebih dari satu yangterdiri dari sembilan sampel, selanjutnya disebut sebagai Multi Hole Pitting (MHP).Sampel MHP dan SHP memiliki korelasi sedemikian rupa terhadap parametergeometrik yang telah ditentukan sebelumnya.Model eksperimen dalam penelitian ini memberikan nilai cukup baik dan lebihmendekati nilai beban kritis berdasarkan hasil analitik metode Euler. Meskipundemikian nilai tersebut sangat tergantung pada besaran nilai modulus elastisitas (E)yang berikan pada formulasi Euler tersebut. Hasil penelitian menunjukkan Pcr bendauji SHP lebih rendah daripada benda uji MHP (D24 = 15382,48 N 6D4 = 15663,2N). Begitu juga halnya dengan pengujian laboratorium namun efek 3-arah tekukyang ditimbulkan oleh pipa galvanis menunjukkan perilaku yang unik terutama padakekakuan dan orientasi tekuk yang terjadi. Penelitian ini juga membuktikan bahwategangan dan kosentrasi tegangan yang terjadi pada saat tekuk belum mencapaitegangan leleh.Kata kunci: Tekuk Euler, Korosi pitting, modulus elastisitas

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

inersia

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

INERSIA is stand for INformasi dan Ekspose hasil Riset Teknik SIpil dan Arsitektur. This scientific journal is managed by the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University, in cooperation with the Persatuan Insinyur Indonesia (PII). It ...