Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
2007

Model Pengelolaan Stok dan Konsumsi Beras Berbasis Decision Support System pada Era Otonomi Daerah (OTDA)

Tri Pudjadi (Unknown)
Harisno Harisno (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2009

Abstract

Stok gabah/beras besarnya bervariasi di masyarakat. Masyarakat yang melakukan stok gabah/berasadalah rumah tangga produsen padi dan rumah tangga konsumen, di samping itu juga stok gabah/berasdisimpan di non rumah tangga seperti penggilingan padi, pedagang beras, rumah makan dan hotel. Agar dapatmelakukan monitoring ketersediaan beras perlu dibuat suatu model pengelolaan stok dan konsumsi dimasyarakat.Perhitungan stok maupun konsumsi dilakukan di rumah tangga petani produsen, dan rumah tanggakonsumen. Rumah tangga petani produsen yang dipilih sebagai sampel penelitian stok maka terpilih jugapenelitian konsumsi karena kuesioner stok dan konsumsi menjadi satu. Untuk mendapat gambaran konsumsi danstok nusantara, dilakukan pemilihan sampel di tingkat propinsi dan diambil beberapa kabupaten didalamnya.Selanjutnya akan dipilih 12 kecamatan secara acak. Setiap kecamatan dipilih satu desa secara acak, dan setiapdesa dipilih 2 dusun/RW secara acak pula. Pada dusun yang terpilih dilakukan listing yaitu pendaftaran rumahtangga, lalu dipilih rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen sampel. Data hasil penelitiandijadikan dasar perancangan suatu prototipe sistem pendukung keputusan yang berkaitan dengan pengambilankeputusan masalah penyediaan pangan, seperti keputusan perlunya impor beras.Kata kunci: Model, stok beras, konsumsi beras, decision support system

Copyrights © 2007