Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
2010

PEMETAAN SISTEM KONFIGURASI JARINGAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI TANGGAP DARURAT BENCANA DI INDONESIA

Rienna Oktarina (Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Widyatama)
Wenny Gustamola (Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Tehnologi Nasional Bandung)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2010

Abstract

Posisi Wilayah Indonesia berada diantara tiga lempeng tektonik dunia membuat wilayah Indonesia merupakantitik rawan bencana, karena sewaktu-waktu lempeng-lempeng ini dapat bergeser dan menimbulkan gempa bumiatau terjadi tumbukan antar lempeng tektonik yang dapat menghasilkan tsunami. Selain itu, wilayah Indonesiajuga berada pada jalur The Pasicif Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang merupakan jalur rangkaian gunungapi aktif di dunia. Sekitar 90% dari gempa bumi yang terjadi di dunia berada di sepanjang jalur Cincin ApiPasifik. Untuk meminimalisasi korban serta kerusakan yang diakibatkan oleh bencana, maka perlu segeradilakukan penanggulangan terhadap bencana. Penanggulangan bencana, khususnya pada saat tanggap daruratbencana harus dilakukan secara cepat, tepat dan dikoordinasikan dalam satu komando. Tanggap daruratbencana dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yangditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhandasar, perlindungan pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana dan sarana.Kata Kunci: Bencana, Penanggulangan Bencana, Tanggap Darurat Bencana

Copyrights © 2010