BUNGAMPUTI
Vol 2, No 4 (2014)

Meningkatkan Pengembangan Moral Anak Melalui Metode Bercerita Pada Kelompok B TK GPID 2 Palu Selatan

Jacoba, Jacoba ( Tadulako University)



Article Info

Publish Date
27 Mar 2014

Abstract

ABSTRAK   Permasalahan dalam  penelitian  ini  adalah  apakah pengembangan moral  anak dapat ditingkatkan melalui metode bercerita di kelompok B TK GPID 2 Palu Selatan? Kemudian tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengembangan moral  anak melalui metode bercerita di kelompok B TK GPID 2 Palu Selatan. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan  di TK  GPID 2 Palu Selatan, sebanyak 17 orang anak terdiri atas 9 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi dianalisis secara deskritif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan untuk pengembangan moral yang diukur pada anak yang mengcupakan salam dengan teman kategoti SB 6,25%, B 12,5%, C 31,25%, dan K 50%, kemudian anak yang memperhatikan guru berbicara kategori SB 6,25%, B 12,5%, C 25%, K 56,25%, dan anak yang patuh pada guru dengan kategori SB 12,5%, B 18,75%, C 18,75%, K 50%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita dapat meningkatkan pengembangan moral anak, terbukti ada peningkatan moral anak dari siklus I ke siklus II yang diukur pada anak yang mengucapkan salam kategori sangat baik dan baik dari 31,25% menjadi 81,25% (50%), kemudian anak yang memperhatikan guru berbicara kategori sangat baik dan baik dari 56,25% menjadi 81,25% (25%), dan yang terakhir anak yang patuh pada guru  kategori sangat baik dan baik dari 50% menjadi 68,75% (18,75%). Secara umum terjadi peningkatan dari semua aspek yang diukur. Jika dirata-ratakan peningkatan dari siklus I ke siklus II berkisar 31,25%, walaupun masih ada anak yang belum berhasil tetapi tidak perlu lagi di adakan siklus berikutnya karena sudah menunjukan keberhasilan pada siklus II secara maksimal.   Kata Kunci :  Peningkatan Moral Anak, Metode Bercerita  

Copyrights © 2014