Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), rasio Biaya Operasional per Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), inflasi dan pertumbuhan ekonomi regional terhadap Return On Assets (ROA) serta menguji perbedaan ROA sebelum dengan sesudah mendirikan Unit Usaha Syariah (UUS) 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda dan uji beda rata-rata. Hasil penelitian menemukan bahwa seluruh variable bebas berpengaruh signifikan terhadap ROA, kecuali CAR dan NPL. Nilai Koefisien regresi menunjukkan bahwa BOPO memiliki pengaruh paling kuat terhadap ROA, sedangkan CAR yang paling lemah. Uji beda rata-rata menemukan bahwa tidak terdapat perbedaan ROA yang signifikan sebelum dengan sesudah mendirikan UUS. BPD perlu meningkatkan efisiensi operasional dan penyaluran kredit ke sector riil serta mengimbangi pennyaluran kredit dengan dana pihak ketiga selain dana Pemerintah Daerah. UUS belum memiliki kontribusi yang optimal terhadap profitabilitas BPD dikarenakan skala usaha yang masih terlalu kecil dan ketergantungan yang tinggi terhadap bank induk konvensionalnya. Kata Kunci : Bank Pembangunan Daerah, Unit Usaha Syariah, Profitabilitas
Copyrights © 2015