Penanaman modal asing yang masuk pada suatu negara dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penanaman modal asing di Kalimantan yang diharapkan dapat dijelaskan oleh beberapa variabel penjelas mencakup upah minimum provinsi (UMP), inflasi serta produk domestik regional bruto (PDRB). Variabel ini sangat penting diteliti sebab dianggap sebagai isu sensitif bagi investor. Teknik analisa data menggunakan regresi data panel dengan metode random effect model yang diolah dengan bantuan eviews 9. Penelitian ini menggunakan data selama 10 tahun (2004-2013) di empat lokasi yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upah minimum provinsi berpengaruh signifikan terhadap penanaman modal asing dengan koefisein 0,000646, inflasi berpengaruh tidak signifikan dengan koefisien -11.10289 terhadap penanaman modal asing dan produk domestik regional bruto berpengaruh signifikan dengan koefisien 0,004691terhadap penanaman modal asing. Perubahan yang terjadi pada penanaman modal asing dijelaskan oleh variabel bebas yang diteliti sebesar 54,36% (R-squared). Â
Copyrights © 2017