Buletin Alara
Vol 6, No 3 (2005): April 2005

INDIKATOR BIOKIMIA SEL TERHADAP RADIASI PENGION

Mukh Syaifudin (Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir – BATAN • Jalan Cinere Pasar Jumat, Jakarta – 12440 • PO Box 7043 JKSKL, Jakarta – 12070)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2014

Abstract

Radiasi pengion yang mengenai sistem hidup dapat menghasilkan serangkaian hasil akhir biologik meliputi proses pembengkakan, luka pada jaringan, karsinogenesis dan kematian. Tahap awal interaksi radiasi dengan materi biologi ini adalah pemindahan energi pada atom dan molekul yang menyebabkan pengionan dan eksitasi. Dosis letal sinar-X untuk pajanan akut seluruh tubuh pada manusia diperkirakan sebesar 4,5 Gy (450 rad). Dosis ini sangat kecil dan energi panas ekivalen dosis ini akan menambah suhu tubuh hanya sebesar 1/1000 oC. Daya mematikan dari energi sekecil ini berasal dari deposisi energi tak merata dalam sel dan melalui serangkaian proses biokimia yang menimbulkan luka. Proses tersebut meliputi pembentukan radikal bebas dan spesies aktif lain pada tingkat molekul dan pelepasan mediator biologik pada tingkat selular dan jaringan. Luka pada tingkat molekuler kemudian dapat menyebabkan luka pada jaringan yang dapat terjadi segera atau beberapa waktu sesudahnya. Proses lain dapat muncul melalui ketidakseimbangan hormonal dan pelepasan yang berlebihan agensia penyebab pembengkakan.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

Alara

Publisher

Subject

Arts Humanities Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin Alara terbit pertama kali pada Bulan Agustus 1997 dengan frekuensi terbit tiga kali dalam setahun (Agustus, Desember dan April) ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana informasi, komunikasi dan diskusi di antara para peneliti dan pemerhati masalah keselamatan radiasi dan lingkungan ...