Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 18, No 3: APRIL 2017

STRUKTUR DAN SIFAT KEMAGNETAN NANOPARTIKEL HEKSAFERIT BaFe(12-2X)(MnNi)XO19 HASIL KOPRESIPITASI

Didin Sahidin Winatapura (Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju-BATAN)
Deswita Deswita (Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju – BATAN)
Nanang Sudrajat (Pusat Penelitian Elektronik dan Telekomunikasi – LIPI)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2017

Abstract

Nanopartikel heksaferit BaFe(12-2x)(MnNi)xO19 (x = 0,0; 0,3; 0,7; 1,0) telah berhasil disintesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat heksaferit BaFe (12-2x)(MnNi)xO19 dan mengamati pengaruh konsentrasi doping ion Mn dan Ni di dalam bahan heksaferit terhadap perilaku struktur dan sifat magnet. Heksaferit BaFe (12-2x)(MnNi)xO19dibuat dari bahan dasar Fe(NO3)3, Ba(NO3), Mn(NO3) dan Ni(NO3) dengan metoda kopresipitasi, yang kemudian diikuti perlakuan panas pada suhu 925 oC selama 3 jam. Produk BaFe (12-2x)(MnNi)xO19 yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi menggunakan peralatan difraktometer sinar-X (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM), Vibrating Sample Magnetometer (VSM) dan Fourier Transform-Infra Red (FT-IR). Data XRD yang dihasilkan dianalisis menggunakan program General Structure Analysis System (GSAS). Hasil refinement XRD menunjukkan bahwa substitusi ion-ion Ni dan Mn kedalam Ba heksaferit dapat mengubah perilaku parameter struktur, seperti parameter kisi, volume unit sel dan kerapatan atom. Bentuk dan distribusi ukuran partikel Ba heksaferit mengalami perubahan dengan penambahan doping ion Mn dan Ni. Demikian pula , perilaku sifat kemagnetan seperti koersivitas intrinsik (Hci), magnet saturasi (Ms) dan magnet remanen (Mr) dari Ba heksaferit hasil substitusi berubah dengan penambahan substitusi ion-ion Ni dan Mn.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...