Jurnal Sains Materi Indonesia
EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007

PENGARUH SUHU DAN WAKTU SINTER TERHADAP PENUMBUHAN FASA SUPERKONDUKTOR GdBa2Cu3O7-x

Yustinus Purwamargapratala (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
Didin S. Winatapura (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)
EngkirSukirman Sukirman (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang)



Article Info

Publish Date
02 May 2019

Abstract

PENGARUH SUHU DAN WAKTU SINTER TERHADAP PENUMBUHAN FASA SUPERKONDUKTOR GdBa2Cu3O7-x. Superkonduktor merupakan bahan yang mempunyai nilai resistansi nol pada suhu kritis dan dapat disintesis melalui berbagai metode. Bahan ini digunakan untuk berbagai device piranti elektronik. Pada penelitian ini GdBa2Cu3O7-x disintesis dari garam nitrat Gd, Ba dan Cu di dalamgaram cair urea. Campuran tersebut dipanaskan dan diaduk pada suhu 120 oC selama 16 jam, kemudian dipanaskan hingga kering.Hasil ini digerus dan disinter dengan suhu bervariasi 800 oC hingga -950 oC dan masing-masing divariasi selama 1 jamhingga 20 jam.Hasil dianalisis dengan SEM, EDS, difraktometer sinar-X dan uji efekMeissner.Analisis menunjukkan bahwa fasa GdBa2Cu3O7-x terbentuk semakin sempurna mulai sinter pada suhu 925 oC selama 20 jam. Kondisi optimum sinter 950 oC 5 jam.

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...