Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 12, No 1: OKTOBER 2010

PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI TEMPURUNG KELAPA SAWIT DENGAN METODE AKTIVASI KIMIA

Singgih Hartanto (Program StudiTeknik Kimia, FTI-ITI Jl Raya Puspiptek Serpong 15320, Tangerang)
Ratnawati Ratnawati (Program StudiTeknik Kimia, FTI-ITI Jl Raya Puspiptek Serpong 15320, Tangerang)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2010

Abstract

PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI TEMPURUNG KELAPA SAWIT DENGAN METODE AKTIVASI KIMIA. Berlimpahnya tempurung kelapa sawit sebagai hasil samping dari industri minyak sawit mendorong keinginan untuk meningkatkan nilai ekonomi bahan tersebut yang selama ini hanya digunakan sebagai bahan bakar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemrosesan tempurung kelapa sawit menjadi karbon aktif. Bahan karbon aktif ini banyak digunakan dalam industri khususnya di bidang perminyakan, pengolahan air, industri gas, makanan dan minuman, obat-obatan dan industri kimia. Penelitian ini bertujuan untuk membuat karbon aktif dari tempurung kelapa melalui proses karbonisasi dan aktivasi secara kimia. Proses karbonisasi dilakukan pada suhu 300 oC, 450 oC dan 500 oC dengan waktu 1 jam, 1,5 jam, 2,0 jam, 2,5 jam dan 3 jam. Sedangkan proses aktivasi dilakukan dengan menggunakan aktivator NaOH, NaCl, dan HCl dengan konsentrasi 2 % dan aktivasi selama 1 jam, 2 jam dan 4 jam pada 500 oC. Proses karbonisasi menunjukkan hasil terbaik pada suhu 500 oC dan waktu 3 jam dengan kadar air 18 %, rendemen 23 %, zat yang mudah menguap 3 % dan kadar karbon terikat 61 %. Aktivasi dengan NaOH selama 4 jam menunjukkan hasil terbaik dengan kadar air arang aktif 3,6 % dan daya serap I2 851,8797 mg/g. Hasil Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan bahwa sebelum aktivasi pori yang terbentuk masih tertutup oleh pengotor-pengotor dan setelah aktivasi pori tersebut lebih terbuka sehingga luas permukaan adsorpsi menjadi lebih besar.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...