Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 13, No 3: JUNI 2012

PENGARUH LARUTAN PENGENDAP TERHADAP PEMBENTUKAN HEKSAFERIT BaO.6 Fe2O3

Didin S. Winatapura (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang Selatan)
Ridwan Ridwan (Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang Selatan)



Article Info

Publish Date
10 Oct 2018

Abstract

PENGARUH LARUTAN PENGENDAP TERHADAP PEMBENTUKAN HEKSAFERIT BaO.6 Fe2O3. Nano-partikel BaO.6 Fe2O3 heksaferit telah berhasil disinteis dengan metoda kimia basah menggunakan larutan pengendap natrium hidroksida (NaOH) dan tetramethyl ammonium hidroxida (TMOH). Metoda kimia basah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda ko-presipitasi. Identifikasi fasa sampel dilakukan menggunakan teknik difraksi sinar-X dan mikrostruktur sampel diamati dengan Transmission Electron Microscope (TEM) sedangkan perubahan sifat kemagnetan bahan diukur menggunakan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa koersivitas intrinsik (Hci) dan remanensi magnet (σr) BaO.6 Fe2O3 hasil sintesis menggunaka larutan TMOH diperoleh sekitar 5,1 kOe dan 31,3 emu/gr, lebih tinggi bila dibandingkan dengan koersivitas dan magnet permanen BaO.6 Fe2O3 hasil sintesis dengan larutan NaOH dengan Hci = 4,56 kOe dan σr = 27,2 emu/gr. Nilai koersivitas yang tinggi disebabkan oleh karena ukuran partikel BaO.6 Fe2O3 hasil sintesis menggunakan larutan TMOH sangat halus. Semakin tinggi suhu sintering, koersivitas magnet cenderung turun yang disebabkan oleh pertumbuhan partikel.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...