Jurnal Sains Materi Indonesia
Vol 3, No 2: FEBRUARI 2002

PENGUKURAN ANISOTROPI MAGNETIK SUSCEPTIBILITY BATUAN VULKANIK GUNUNG MERAPI DI JAWA TENGAH

Wahyuni Wahyuni (Jurusan Fisika, FMIPA, UNHAS Jl. Perintis Kemerdekaan KM I 0, Makassar)
Nurlaela Rauf (Jurusan Fisika, FMIPA, UNHAS Jl. Perintis Kemerdekaan KM I 0, Makassar)
Satria Bijaksana (Jurusan Fisika, ITB Jl Ganesha 10, Bandung)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2019

Abstract

PENGUKURAN ANISOTROPI MAGNETIK SUSCEPTIBILITY BATUAN VULKANIK GUNUNG MERAPI DI JAWA TENGAH. Anisotropy Magnetic Susceptibility (AMS) adalah gambaran perbedaan harga susceptibility magnetik pada suatu sampel yang bergantung pada arah atau orientasi medan yang mempengaruhinya. Dua puluh dua sampel dari empat daerah gunung merapi, di Jawa Tengah telah diukur anisotropi susceptibility magnetiknya dengan menggunakan MSZ Bartington. Kedua puluh dua sampel tersebut menunujukkan susceptibility yang tinggi sampai dengan 8037,5 x 10-5 (SI unit). Sebelas sampel sangat anisotropik (dengan derajat anisotropi mencapai 16%). Sampel lainnya memiliki derajat anisotropi kurang dari 6% (dari daerah pasar bubar, Kali Kuning, Kali Gendong, Kali Gendol Utara), hal ini menunjukkan bahwa sebagian sampel dapat digunakan dalam paleomagnetik.

Copyrights © 2002






Journal Info

Abbrev

jsmi

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat ...