Jurnal Penelitian Humaniora
Vol 22, No 1: April 2017

SESAJI KUPAT DALAM TRADISI GUMBREGAN DI DESA KEMIRI KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Ida Sulastri (FBS UNY)
Suharti Suharti (FBS)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbolik dan manfaat sesaji kupat dalam tradisi Gumbregan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan berperan serta dan wawancara mendalam. Data  dianalisis dengan teknik induktif dan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, sesaji kupat adalah salah satu bagian sesaji yang digunakan dalam tradisi berujud kelonthongan yang dibuat dari anyaman janur yang diisi beras, direbus sampai matang digunakan pada acara makan ternak dan kendhuren. Sesaji kupat digunakan pada ritual makan ternak atau sapi pada saat ngalungi sapi, makani sapi, dan masang kupat di kandhang. Sesaji kupat yang digunakan pada ritual kendhuren adalah kupat luwar. Kedua, makna simbolik sesaji kupat yang digunakan pada acara makan ternak dan kendhuren, untuk ngluwari ujar pemilik ternak karena ternaknya selamat, ndrebala, dan selanjutnya pemilik dan ternaknya dijauhkan dari gangguan apapun, selalu mendapat lindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Ketiga, manfaat kupat pada tradisi Gumbregan bagi masyarakat pendukungnya yaitu: (a) manfaat spiritual, (b) manfaat sosial, dan (c) manfaat pelestari tradisi.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

humaniora

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social ...