Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
2018

Deteksi Jumlah Leukosit Bersentuhan Pada Citra Mikroskopis Leukemia Limfoblastik Akut Menggunakan Multiple K-Means Clustering

Andrey Kartika Widhy Hapantenda (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)
F.X. Ferdinandus (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)
Reddy Alexandro Harianto (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)



Article Info

Publish Date
20 Aug 2018

Abstract

Leukemia merupakan salah satu penyebab kematian di antara beberapa jenis kanker. Leukemia disebabkan oleh neoplasma maligna atau tumor ganas sel darah putih. Umumnya jenis kanker ini banyak diderita oleh anak-anak dan dewasa di atas usia 50 tahun. Menurut klasifikasi French- American-British (FAB) salah satu tipe Leukemia akut yaitu Leukemia Limfoblastik Akut (LLA). Keberadaan LLA ditandai dengan penyimpangan proliferasi Limfoblast pada sumsum tulang. Salah satu permasalahan pada segmentasi citra LLA adalah pemisahan grup sel yang saling bersentuhan. Hal ini diperlukan untuk analisa kuantitatif yang sangat penting untuk klasifikasi tipe LLA. Beberapa metode pernah digunakan untuk memisahkan grup sel termasuk K-Means Clustering, namun masih sering terjadi over maupun under segmen. Pada Metode Multiple K-Means, nilai K awal merupakan estimasi awal jumlah Leukosit bersentuhan. Proses K-Means dilakukan dengan melakukan iterasi sebanyak tiga hingga lima kali dengan nilai K sama dengan nilai K awal minus dua hingga nilai K awal plus dua, dimana nilai K awal, dengan nilai K minimal dua. Metode yang diusulkan ini mampu mengatasi kelemahan metode K- Means sebelumnya, dengan rata-rata relative error 0 pada 11 gambar yang terdapat 21 grup sel-sel yang saling bersentuhan dalam database ALL-IDB1.

Copyrights © 2018