Agrikultura
Vol 21, No 1 (2010): April, 2010

Infektivitas Inokulan Glomus sp. dan Gigaspora sp. pada Berbagai Komposisi Media Zeolit-Arang Sekam dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Sorgum (Sorghum bicolor)

Merry Prafithriasari (Unknown)
Anne Nurbaity (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2010

Abstract

Pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) sebagai pupuk hayati telah diketahui mampu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Penyediaan sumber inokulum FMA sangat berkaitan erat dengan sumber bahan baku pembawa atau media tumbuh inokulum FMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tumbuh dan jenis FMA yang berbeda terhadap persentase infeksi akar dan pertumbuhan tanaman sorgum. Perlakuan komposisi media tumbuh inokulan  terdiri atas beberpa komposisi zeolit dan arang sekam. Isolat FMA yang digunakan adalah: 1) Glomus sp., 2) Gigaspora sp., dan 3) Glomus sp. + Gigaspora sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara komposisi media tumbuh (zeolit dan arang sekam) dengan jenis FMA terhadap peningkatan persentase infeksi akar, nisbah pupus akar dan tinggi tanaman sorgum. Secara mandiri perlakuan komposisi media memberikan pengaruh yang nyata terhadap nisbah pupus akar dan tinggi tanaman sorgum. Komposisi media tumbuh terbaik yang menghasilkan persen infeksi akar  tertinggi (62 %) adalah komposisi media 50 % zeolit + 50 % arang sekam, sedangkan nisbah pupus akar tertinggi diperoleh dari komposisi media tumbuh  75 % zeolit + 25 % arang sekam.  Walaupun kontrol (media zeolit 100%) lebih baik di dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sorgum, akan tetapi komposisi 75 % zeolit + 25 % arang sekam memiliki potensi untuk digunakan sebagai media produksi inokulan FMA.  Komposisi media ini dapat digunakan baik bagi produksi inokulan tunggal Glomus sp. atau Gigaspora sp., maupun inokulan campuran Glomus sp. + Gigaspora sp.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

agrikultura

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrikultura terbit tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember), memuat artikel hasil penelitian dan kupasan (review) orisinal hasil dari penelitian yang sebagian telah dilakukan penulis, dan komunikasi ...