Agrikultura
Vol 19, No 3 (2008): Desember, 2008

Penilaian Tingkat Bahaya Erosi di Sub Daerah Aliran Sungai Cileungsi, Bogor

Nanang Komaruddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2008

Abstract

Upaya rehabilitasi lahan di daerah aliran suangi (DAS) harus dilakukan berdasarkan nilai erosi aktual lahan sehingga degradasi lahan yang lebih parah dapat dicegah. Penelitian ini dilakukan untuk mengklasifikasi lahan di sub DAS Cileungsi Bogor Jawa Barat berdasarkan tingkat bahaya erosi dan kondisi resapan air tanah. Tingkat bahaya erosi ditentukan berdasarkan rumus USLE (Universal Soil Loss Equation), sedangkan analisis resapan air didekati melalui tingkat resapan (infiltrasi) air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat bahaya erosi di daerah kajian berkisar dari sangat ringan sampai sedang dengan luas 24.620 ha (45,59%) dan berat sampai sangat berat  dengan luas 11.540 ha (21,37%). Lahan dengan tingkat bahaya erosi berat sampai sangat berat umumnya terdapat di bagian hulu Sub DAS. Penyebab utama besarnya erosi pada wilayah Sub DAS Cileungsi adalah faktor tanaman penutup lahan (C) dan faktor pengelolaan/konservasi tanah (P). Kondisi resapan daerah kajian dikelompokkan kedalam kondisi baik seluas 10.076 ha (18,66%), kondisi normal alami seluas 6.158 ha (11,40%), kondisi mulai kritis seluas 12.398 ha (22,96%) dan kondisi agak kritis seluas 7.528 ha (13,94%). Kurangnya penutup lahan pada bagian hulu Sub DAS merupakan salah satu faktor penyebab penurunan  kemampuan tanah meresap air dan  meningkatkan bahaya erosi.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

agrikultura

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrikultura terbit tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember), memuat artikel hasil penelitian dan kupasan (review) orisinal hasil dari penelitian yang sebagian telah dilakukan penulis, dan komunikasi ...