Sosiohumaniora
Vol 14, No 1 (2012): SOSIOHUMANIORA, MARET 2012

PENGEMBARAAN SERAT CENTHINI DALAM CENTHINI LES CHANTS DE L’ÎLE À DORMIR DEBOUT DAN IA YANG MEMIKUL RAGANYA: INTERPRETASI, INOVASI DAN DISTORSI DALAM PENERJEMAHAN

Wening Udasmoro (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2012

Abstract

Serat Centhini telah mengalami pengembaraan dalam proses penerjemahan. Dari teks Jawa kuno, serat tersebut dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia. Ia kemudian juga mengalami transliterasi ke dalam Bahasa Prancis setelah kemudian teks dari Bahasa Prancis tersebut dikembalikan ke dalam Bahasa Indonesia. Centhini menjadi mahakarya yang mengalami perjalanan interpretasi yang panjang, mengalami transformasi alih bahasa dan alih budaya serta proses pengaktualisasian pemikiran dan ide akibat campur tangan penerjemah ketika proses pengalihan bahasa tersebut terjadi. Yang menjadi persoalan, begitu mudahkah penerjemahan yang bertingkat tersebut dilakukan? Apabila penerjemahan dari satu teks saja memunculkan beragam distorsi, bagaiamana dengan penerjemahan multi tingkat ini? Interpretasi seperti apakah yang dilakukan penerjemah? Adakah inovasi dan distorsi yang terjadi sebagai hasil dari proses penerjemahan? Tujuan artikel ini adalah merunut pengembaraan penerjemahan Serat Centhini dengan fokus pada interpretasi, inovasi dan distorsi yang dilakukan oleh para penerjemah.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

sosiohumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan ...