Sosiohumaniora
Vol 18, No 1 (2016): SOSIOHUMANIORA, MARET 2016

KOMPETISI DAN PENUNDUKAN BIROKRASI PADA REZIM KNOWLEDGE-BASED DEVELOPMENT

Caroline Paskarina (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Mar 2016

Abstract

Tulisan ini ingin mengungkapkan bagaimana pembangunan sebagai praktik kekuasaan berlangsung atas dasar klaim kebenaran tertentu yang menjadi instrumen untuk mempertahankan kemapanan. Dengan menggunakan konsep kekuasaan produktif dari Foucault (2002), yang dioperasionalisasikan dengan metode analisis diskursus, akan ditunjukkan bagaimana praktik pembangunan diarahkan untuk tunduk pada rezim knowledge management. Penguasaan akan pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola berbagai informasi secara sistematis menjadi sangat strategis untuk menjamin keberlanjutan pembangunan. Masuknya rezim ini dalam pembangunan menjadi dasar argumen untuk mendorong perubahan cara kerja birokrasi. Birokrasi sebagai institusi yang berwenang mengalokasikan sumber-sumber daya didisiplinkan melalui penetapan berbagai standar agar mampu mengelola data dan informasi untuk pengambilan keputusan. Penundukan birokrasi pada rezim knowledge management untuk berinovasi mengubah praktik pembangunan menjadi lebih terukur, tapi di sisi lain, juga menjebak birokrasi pada rigiditas prosedur pengelolaan pengetahuan, sehingga mengabaikan makna utama pembangunan sebagai penciptaan kesejahteraan bukan sekedar pencapaian angka.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

sosiohumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan ...