Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perkebunan Provinsi Riau umumnya,dan Kabupaten Kampar khususnya. Oleh karena itu perkebunan kelapa sawit perlu dikembangkan, sehinggadiperlukan peran petani di dalamnya. Salah satu faktor essensial yang diperlukan petani dalam mengembangkankebun kelapa sawitnya adalah permodalan. Masalah yang muncul adalah sebagian besar petani tidak sanggupmendanai usahatani yang padat modal dengan dana sendiri. Oleh karena itu diperlukan sumber dana yang berasaldari luar petani. Salah satu sumber dana tersebut berasal dari bank syariah berupa pembiayaan syariah. Penelitianini bertujuan mengetahui pengaruh faktor internal dan faktor eksternal petani dalam menentukan permintaanpetani terhadap pembiayaan syariah. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel penelitian adalah petanikelapa sawit Kabupaten Kampar yang menjadi debitur pembiayaan syariah di Bank Riau Syariah. Pendekatananalisis yang digunakan adalah analisis SEM (Structural Equation Modelling) dengan metode PLS (PartialLeast Square) menggunakan software Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Faktor internal petaniberpengaruh dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah. Faktor internal petani yangberperan paling besar dalam menentukan permintaan petani terhadap pembiayaan syariah adalah sikap petaniterhadap pembiayaan syariah; Kedua, Faktor eksternal petani berpengaruh dalam menentukan permintaan petaniterhadap pembiayaan syariah. Faktor eksternal petani yang berperan paling besar dalam menentukan permintaanpetani terhadap pembiayaan syariah adalah profesionalisme pegawai bank syariah.Kata kunci : Faktor Internal Petani, Faktor Eksternal Petani, Permintaan Petani terhadap Pembiayaan Syariah
Copyrights © 2014