Sosiohumaniora
Vol 18, No 3 (2016): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2016

PROFIL PSIKOLOGIS SIMPTOM PSIKOPATIK PADA NARAPIDANA WANITA KASUS PEMBUNUHAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA WANITA SUKAMISKIN – BANDUNG

Aris Budi Utomo (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran mental health pada narapidana wanita dan kaitannya dengan kepribadian psikopatik. Sebanyak 7 narapidana dengan kasus pembunuhan dipilih berdasarkan hasil screening data. Tiga faktor yang menjadi pertimbangan, yaitu: motif kejahatan, residivis, dan rekomendasi dari petugas sipir. Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama 2 minggu, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Wanita Sukamiskin - Bandung. Rancangan penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk memperoleh: 1) gambaran mental health, 2) klasifikasi gangguan psikopatik dan 3)  simptom psikopatik yang dominan. Pengambilan data, dilakukan dalam dua bentuk, yaitu: individual assessment dengan menggunakan 1) General Health Questionnaire-28 (GHQ)–28, dan 2) Psychopathic Checklist – Revised (PCL – R) dan  individual assessment in group setting dengan menggunakan games. Pengolahan data selanjutnya dilakukan dalam bentuk kualitatif untuk menjadi suatu bentuk gambaran deksriptif umum. Hasil yang diperoleh, yaitu: 1) gambaran mental health yang diperoleh dari 7 orang narapidana yaitu dua orang subjek mengalami stres sedangkan 5 orang lainnya berada pada kondisi mental health yang sehat tanpa merasa stres; 2) Satu orang tergolong psikopat; 3) Lima lainnya memiliki kecenderungan psikopat, dan 4) Satu memililiki kecenderungan rendah untuk menjadi psikopat.  Selain itu, terdapat 2 simptom psikopatik yang dominan yaitu: pathological lying, dan impulsiveness. Kesimpulan dan rekomendasi terhadap 7 orang narapidana pembunuhan di atas adalah bahwa 1 orang yang tergolong psikopat perlu pembinaan psikoedukasi yang intensif dan pemisahan ruangan. 1 orang kecenderungan psikopat rendah perlu di konseling sebagai preventif, dan 5 orang yang masih tergolong mental health sehat tanpa stres perlu dilatih untuk tidak berbohong akan masalah serta pengendalian akan impulsivitasnya.                 

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

sosiohumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan ...