Sosiohumaniora
Vol 10, No 1 (2008): SOSIOHUMANIORA, MARET 2008

KOMPLEMEN OBJEK DALAM BAHASA INGGRIS: KAJIAN SINTAKTIS DAN SEMANTIS

Eva Tuckyta Sari Sujatna (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Mar 2008

Abstract

Artikel ini berjudul Komplemen Objek dalam Bahasa Inggris: Kajian Sintaktis dan Semantis. Penelitian ini mengkaji tiga hal utama yaitu: 1) verba apa saja yang menuntut kehadiran komplemen objek, 2) bentuk apa saja yang dapat mengisi komplemen objek, dan 3) konstruksi dan makna apa saja yang terkandung dalam klausa yang berkomplemen objek. Data dijaring dari empat buah novel, satu buah majalah dan satu buah jurnal berbahasa Inggris. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori campuran (eklektik), yang bersumber dari para pakar linguistik bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik parafrase, transformasi aktif-pasif, dan tenik acuan (referensi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) verba yang diikuti Ko adalah verba kompleks transitif (bahasa Inggris) dan verba dwitransitif (bahasa Indonesia). Verba kompleks transitif yang digunakan dalam penelitian ini, dikelompokkan berdasarkan makna inheren verba (A) verba dinamis (i) verba aktivitas, (ii) verba momentan, (iii) verba sensasi tubuh, dan (iv) verba peristiwa transisional, (B) verba statif (i) verba persepsi dengan pengertian lamban, dan (ii) verba relasional; 2) bentuk komplemen objek yang muncul di dalam penelitian ini berupa kata (Adjektiva, Adverbia, Nomina, atau Verba), frasa (Frasa Adjektiva, Frasa Nomina, Frasa Adverbia, Frasa Verba, atau Frasa Preposisi), atau klausa; 3) konstruksi klausa bahasa Inggris yang mengandung kompelemen objek yang muncul di dalam penelitian ini SPOKo (klausa verba kompleks transitif) dan konstruksi bahasa Indonesia mengandung berkonstruksi SPOKo (klausa verba dwitransitif). Ada perbedaan makna tetapi mereka memiliki istilah yang sama (verba ditransitif) antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris, verba ditransitif memiliki dua objek, sedangkan, dalam bahasa Indonesia verba ditransitif memiliki sebuah objek dan sebuah komplemen. Berdasarkan hasil penelitian, tidak semua konstruksi klausa yang mengandung komplemen objek dalam bahasa Inggris menjadi komplemen objek dalam bahasa Indonesia (ada yang SVOKo, SVO, atau SV). Kata Kunci: Komplemen, Komplemen Objek, Verba Kompleks Transitif

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

sosiohumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Sosiohumaniora adalah jurnal berskala nasional yang mencakup kajian ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini menaruh perhatian pada persoalan gender, pemberdayaan masyarakat, lembaga dan administrasi publik, sistem pemerintahan lokal dan kesehatan masyarakat. Jurnal Sosiohumaniora akan ...