Kegagalan berbagai pendekatan lama dalam kualitas yang bertumpu pada basis perspektif bentuk (content perspective) karena mengabaikan faktor manusia dalam organisasi, telah menggeser pandangan ke perspektif proses yang lebih kontekstual (context perspective) yang memandang kualitas tidak lagi bertumpu pada produk atau jasa ansich, tetapi juga meliputi juga attitudes dan values dimensi manusia yang sebagai suatu proses yang terintegrasi dan menjadi tanggung jawab seluruh komponen dalam perusahaan. Kata lain, kualitas merupakan komitmen semua pihak dalam organisasi. Guna menumbuhkan komitmen dalam organisasi, salah satunya adalah dengan menerapkan the quality of management dengan komponen-komponen utamanya: pelibatan, pembelajaran, pemberdayaan dan sistem reward. Seluruh unsur dalam the quality of management saling terhubung satu sama lain secara simetris. Penerapan the quality of management dipengaruhi oleh terpenuhinya kondisi awal (pra-kondisi) dan asumsi-asumsi seperti perubahan cara pandang tentang pekerja dalam organisasi sebagai mitra, komunikasi dan dialog dalam organisasi yang akan menumbuhkan pelibatan, semangat untuk selalu berfikir secara dinamis meningkatkan kinerja organisasi yang akan mendorongnya melakukan pembelajaran, pimpinan organisasi mau dan berani memberikan delegasi kewenangan dan tanggung jawab kepada bawahan dalam mengambil keputusan (diskresi) sebagai bentuk pemberdayaan dan sejalan dengan ada imbalan (reward) dan penghargaan yang sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawab para pekerja. Kesimpulkan yang dapat ditarik bahwa kualitas yang dihasilkan oleh organisasi ternyata ditentukan oleh unsur manusia Kata kunci : kualitas, pelibatan, pemberdayaan, pembelajaran, imbalan
Copyrights © 2005