Pertumbuhan teknologi informasi dimanfaatkan yayasan amil zakat untuk menghimpun dana zakat dengan menggunakan website sebagai sistem informasi. Penggunaan website dengan internet sebagai media diharapkan dapat memudahkan para aghiya (hartawan). Namun demikian, pada kenyatannya fasilitas ini tidak sepenuhnya dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia masih menyukai bertemu langsung dengan amil zakat dikarenakan berbagai faktor yang akan mempengaruhi keputusan masyarakat dalam membayar zakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel kegunaan, kemudahan, sikap pengguna terhadap website dan niat membayar zakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Technology Acceptance Model (TAM) dengan objek tiga website yayasan amil zakat yaitu laznasbsm.or.id, dompetdhuafa.org dan rumahzakat.org. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 70 orang dimana pengumpulan data diperoleh menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dengan menggunakan metode perhitungan korelasi Pearson menunjukkan adanya pengaruh kemudahan terhadap kegunaan sebesar 0.684, kemudahan terhadap sikap pengguna sebesar 0.594, kegunaan terhadap sikap pengguna sebesar 0.434, sikap pengguna terhadap niat sebesar 0.478, dan kegunaan terhadap niat sebesar 0.371 berdasarkan rata - rata dari ketiga website tersebut.
Copyrights © 2018