Pembangunan dan pertumbuhan usaha Mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi. UKM di Indonesia mencapai lebih dari 90% dari semua perusahaan di luar sector pertanian. Oleh karena itu, mereka adalah sumber terbesar dari pekerjaan dan menyediakan sumber pendapatan utama bagi lebih dari 90% dari Negara tenaga kerja (Bhasin, 2010:02).Dari hasil kajian, maka diperoleh beberapa masalah yang dihadapi oleh UMKM di Kabupaten Sumenep antara lain yaitu; modal, pemasaran, sumber daya manusia, dan peralatan produksi. Berkaitan dengan berbagai masalah yang dihadapai UMKM di Kabupaten Sumenep, maka diperlukan strategi untuk mengatasinya. Untuk mengembangankan UMKM tentu saja tidak hanya dibebankan pada UMKM sendiri namun harus memperoleh dukungan dari pihak lain, dalam hal iniĀ yang memiliki wewenang adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kabupaten Sumenep.Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam hal ini adalah Disperindag yang mengeluarkan strategi. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tehnik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Beberapa strategi yang diterapkan oleh Disperindag kepada para UMKM di Kabupaten Sumenep yaitu: (1) penciptaan iklim usaha yang baik dengan menggunakan program pemberdayaan skill dan tehnologi, (2) pembuatan informasi terpadu dengan memanfaatkan kecanggihan tehnologi yang berupa website, (3) Pendirian pusat konsultasi dan pengembangan UMKM berupa MUSRENBANG antar kecamatan yang dimotori oleh Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Sumenep, dan (4) Sistem pemasaran bersama yang diberikan oleh disperindag melalui pameran tingkat lokal, regional, dan tingkat nasional.
Copyrights © 2016