JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016

STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENGGUNAAN STELL FIBER TERHADAP UJI KUAT TEKAN, TARIK BELAH DAN KUAT LENTUR PADA CAMPURAN BETON MUTU f’c 25 MPa

., Sukismo (Unknown)
Goetomo, Djoko (Unknown)
Budi, Gatot Setya (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2016

Abstract

Dewasa ini pemakaian beton sangat berkembang pesat pada kegiatan kontruksi, dikarenakan beton memiliki kelebihan mudah dibentuk sesuai keinginan, memiliki kuat tekan yang baik dan lain – lain.Tetapi beton memiliki kelemahan pada sifat yang getas dan kuat tarik yang rendah, sehingga kontruksi beton diberi tulangan untuk mengatasi pada bagian tarik.Maka diperlukan beton khusus untuk meningkatkan kuat tarik maupun kuat lentur yaitu beton serat.Beton serat adalah beton dengan bahan tambah serat. Dalam penelitian ini campuran beton menggunakan bahan tambah serat baja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton pada umumnya dan khususnya pada kuat tarik belah dan kuat lentur. Serat baja menggunakan stell fiber 3G produk Dramix dengan diameter 0,75 mm dan panjang 60 mm aspek rasio 80. Pengujian ini meliputi pada kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur. Untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah menggunakan benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan kuat lentur menggunakan benda uji balok dengan panjang 60 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm. Benda uji terdiri dari sembilan buah silinder dan tiga buah balok untuk masing - masing variasi. Penelitian ini menggunakan 4 variasi, beton normal (N), beton normal ditambah serat baja 10 kg per m3 (SF1), beton normal ditambah serat baja 20 kg per m3 (SF2), beton normal ditambah serat baja 30 kg per m3 (SF3). Dari pengujian slump dapat disimpulkan tidak ada perubahan berarti dalam penggunanan serat baja. Dan dari pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur di dapatkan nilai optimum pada beton normal ditambah 30 kg per m3 (SF3). Pada kuat tekan terjadi peningkatan sebesar 19,23% dibandingkan beton normal (N), sedangkan pada kuat tarik belah terjadi peningkatan sebesar 28,85% dibandingkan beton normal (N), dan pada kuat lentur terjadi peningkatan sebesar 37,99% dibandingkan beton normal (N).   Kata Kunci: Beton serat, stell fiber, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...