JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018

PENATAAN DAN PENINGKATAN KINERJA PERSIMPANGAN JALAN PANGLIMA A’IM – JALAN YA’M SABRAN PONTIANAK

Heriyadi, - (Unknown)
Widodo, Slamet (Unknown)
Sumiyattinah, - (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2018

Abstract

Kota Pontianak merupakan kota terbesar di Kalimantan Barat dan juga merupakan salah satu pusat kegiatan perekonomian tentu terjadi peningkatan disegala bidang, salah satunya dibidang transportasi yang menyebabkan peningkatan arus lalulintas pada Persimpangan jalan Panglima A’im dan Jalan Ya’m Sabran menjadi meningkat. Tujuannya adalah mengetahui tentang kinerja simpang dalam kondisi saat sekarang serta melakukan penataan dan peningkatan kinerja persimpangan jalan untuk mengetahui tingkat pelayanan simpang yang dipengaruhi oleh karakteristik arus lalulintas, kapasitas jalan, peluang antrian serta tundaan yang terjadi akibat adanya nilai derajat kejenuhan simpang.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan pencatatan secara langsung di lapangan. Sebagai dasar penyelesaian atau analisis data yang digunakan rumusan yang terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Untuk menentukan tingkat pelayanan berdasarkan tundaan arus lalulintas tiap lengan simpang menggunakan standar HCM, 1994.Adapun hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi existing diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) jam puncak pagi = 1,012, siang = 0,934, sore = 1,123, malam = 1,141, nilai tundaan jam puncak pagi = 19,560 det/smp, siang = 16,498 det/smp, sore = 27,655 det/smp, malam = 31,804 det/smp dan nilai peluang antrian pada jam puncak pagi = 41,136 – 81,487 %, siang = 35,017  – 69,086 %, sore = 51,046 – 102,440 %, malam = 52,793 – 106,239  %. Setelah menurunkan hambatan samping komersial sedang menjadi rendah serta melakukan pelebaran jalan utama dan minor 7,00 meter, mendirikan pos polisi di perempatan simpang empat lampu merah (jalan Sultan Hamid II, jalan Perintis Kemerdekaan dan jalan Tritura). Memasang median dengan lebar 50 cm pada jalan utama (alternatif ke-4) diperoleh nilai DS pada jam puncak pagi = 0,730, siang = 0,686, sore = 0,783, malam = 0,837, nilai tundaan jam puncak pagi = 12,042 det/smp, siang = 11,407 det/smp, sore = 12,563 det/smp, malam = 15,842 det/smp dan nilai peluang antrian pada jam puncak pagi = 21,657 – 43,62 %, siang = 19,299 – 39,350 %, sore = 24,788 – 49,378 %, malam = 28,166 – 55,739 %. Tingkat pelayanan berdasar tundaan pada kondisi existing sampai terjadi perubahan hasilnya yaitu C.  Kata Kunci : Simpang tak bersinyal, MKJI, Derajat kejenuhan, Tundaan, Peluang antrian

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...