JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017

EVALUASI U-TURN RUAS JALAN ARTERI SUPADIO KABUPATEN KUBU RAYA

Gumilar, Rian Doto (Unknown)
Widodo, Slamet (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2017

Abstract

Bukaan median dengan fasilitas u-turn tidak secara keseluruhan mengatasi masalah konflik, sebab gerak u-turn itu sendiri akan menimbulkan masalah konflik tersendiri dalam bentuk hambatan terhadap arus lalu lintas searah dan juga arus lalu lintas yang berlawanan arah. Salah satu pengaruh ketika melakukan gerak u-turn yaitu terhadap kecepatan kendaraan di mana kendaraan akan melambat atau berhenti. Perlambatan ini akan mempengaruhi arus lalu lintas pada arah yang sama. Metode survei yang digunakan untuk mendapatkan data primer yaitu dengan teknik observasi di lokasi yang menjadi objek studi. Peralatan yang digunakan dalam pengambilan data primer yaitu: Hand tally counter, lembar formulir survei, meteran dan arloji. Pengumpulan   data sekunder menggunakan  metode  teknik  studi  dokumenter  yaitu  cara  pengumpulan data  sekunder  yang dilakukan  dengan  kategori  dan  klasifikasi  bahan  tertulis  yang  berhubungan dengan  masalah penelitian. Sedangkan metode perhitungan yang digunakan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Adapun lokasi yang menjadi tinjauan pada studi ini adalah beberapa U-Turn yang berada di Jalan Arteri Supadio.Dari hasil analisis perhitungan kebutuhan u-turn pada kondisi eksisting Jalan Arteri Supadio, dengan menggunakan kendaraan rencana berupa truk 1 sumbu dengan panjang kendaraan rencana 9 meter, maka pada setiap u-turn menggunakan panjang lajur putaran balik rencana sebesar 60 meter dikarenakan perhitungan panjang lajur putaran balik lebih kecil dari standar yang ada yaitu 60 meter.   Kata kunci: Panjang lajur U-Turn

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...