Jurnal Kimia Khatulistiwa
Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Kimia Khatulistiwa

SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT KARET ALAM – SELULOSA DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN VARIASI MASSA SELULOSA

Berlian Sitorus, Mariana Bara’allo Malino, Septami Setiawati, (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Oct 2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati sifat mekanik dan morfologi permukaan komposit karet alam-selulosa TKKS dengan variasi massa selulosa. Selulosa tersebut terlebih dahulu 3-APTES ((3-aminopropil)trietoksisilane) 2% kemudian dianalisis menggunakan FTIR dan XRD. Selulosa TKKS diekstraksi melalui beberapa tahapan: proses hidrolisis, delignifikasi dan bleaching. Komposit karet alam-selulosa dibuat dengan memvariasikan massa selulosa yakni 0, 5, 10, dan 15 phr. Selulosa dari TKKS menunjukkan puncak khas selulosa pada spektrum FTIR dan difraktogram XRD. Setelah dimodifikasi dengan 3-APTES 2%, tidak terjadi perubahan signifikan pada spektrum FTIR. Difraktogram menunjukkan peningkatan intensitas pada selulosa termodifikasi 3-APTES terjadi pada 2 = 26,4375o yang disertai dengan peningkatan indeks kristalinitas dari 52,42% menjadi 64,29% dan peningkatan ukuran kristalit dari 3,17 nm menjadi 57,56 nm. Selulosa termodifikasi dicampurkan dengan karet alam dan bahan aditif lainnya untuk membentuk komposit. Hasil SEM menunjukkan adanya sisa bahan aditif vulkanisasi pada komposit bahkan karet alam-selulosa 15 phr memiliki agregat dan celah yang cukup besar. Uji tarik komposit menunjukkan bahwa karet alam-selulosa 15 phr memiliki nilai tegangan dan modulus Young tertinggi masing-masing sebesar 15,2×107 N/m² dan 1,504×107 N/m². Namun, penambahan pengisi tidak mempengaruhi nilai regangan dan perpanjangan putus. Berdasarkan perbandingan dengan beberapa SNI dan SII, nilai perpanjangan putus dari komposit telah memenuhi standar untuk dijadikan beberapa produk seperti ban dalam sepeda dan sarung tangan. Kata Kunci :  komposit karet alam-selulosa, selulosa TKKS, variasi massa selulosa, 3-APTES

Copyrights © 2015