Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return On Equity (ROE), Inflasi dan Suku Bunga SBI terhadap Harga Saham pada 50 Most Active Stocks By Trading Value tahun 2010-2014. Penelitian ini diambil karena masih terdapat perbedaan penelitian antara penelitian yang satu dengan yang lain serta terdapat perbedaan antara keadaan riilnya dari data penelitian dengan teori yang ada. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Sampel yang digunakan yaitu seluruh perusahaan yang termasuk kedalam 50 Most Active Stocks By Trading Value selama 5 tahun. Dari 250 sampel penelitian, terdapat 95 perusahaan yang tergabung dari berbagai tahun yang berbeda sehingga sampel dikategorikan kedalam unbalance panel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dengan menggunakan analisa regresi, maka dapat diketahui bahwa Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan harga saham, Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap perubahan harga saham. Return On Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan harga saham. Inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap perubahan harga saham. Suku Bunga SBI berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap perubahan harga saham Dari penelitian yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa harga saham dipengaruhi oleh Current Ratio dan Return On Equity. Faktor-faktor lain seperti Debt to Equity Ratio, Inflasi dan Suku Bunga SBI ternyata tidak berpengaruh terhadap harga saham. Â Kata Kunci : Harga Saham, Current Ratio, Debt to Equity, Return on Equity, Ratio, Inflasi, dan Suku Bunga SBI Â
Copyrights © 2016