ABSTRAK  Laporan keuangan merupakan alat unuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan yang dapat memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja manajemen. Penelitian ini dirancang untuk menghasilkan suatu format laporan keuangan sederhana berbasis SAK ETAP bagi UKM. Objek penelitian ini adalah UKM HWS Store yang berlokasi di Jalan Gusti Hamzah,Pontianak yang bergerak dibidang penjualan kosmetik import dan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala dalam menyusun laporan keuangan dan merancang laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP untuk UKM.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang digunakan adalah melalui wawancara,dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan menyimpulkan bahwa laporan keuangan UKM HWS Store belum menerapkan SAK ETAP. Hal ini dikarenakan UKM hanya menyediakan laporan laba rugi yang sangat sederhana dalam laporan keuangannya. Faktor yang menyebabkan SAK ETAP belum diterapkan dalam penyajian laporan keuangan adalah kurangnya pemahaman akuntansi dari pemilik store dan karyawan serta kurangnya partisipasi dari pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi para pemilik usaha kecil menengah mengenai SAK ETAP. Kata kunci : SAK ETAP, Laporan keuangan, UKM HWS StoreDAFTAR PUSTAKA Ardiyos. (2010). Kamus Besar Akuntansi . Jakarta: Citra Harta Prima.Bahri, S. (2016). Pengantar Akuntansi Berdasarkan SAK ETAP dan IFRS. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat. (2015). Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat. Pontianak.Harahap, S. S. (2011). Teori Akuntansi. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.Horngren, C. T. (2010). Akuntansi Biaya, Edisi 12. Jakarta: Erlangga.Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). (2011). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.Kamaruddin. (2013). Akuntansi Manajemen: Dasar-Dasar Konsep Biaya dan Pengambilan Keputusan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Kartika Hadi, d. (2012). Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK Berbasis IFRS . Jakarta: Salemba Empat.Kasmir. (2012). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.Kasmir. (2014). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Edisi Revisi, Cetakan keempatbelas. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2013). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Jakarta.Peraturan Pemerintah RI Nomor 44 Tahun 1997Tentang Kemitraan Keputusan Presiden RI nomor 99 tahun 1998 tentang Usaha Kecil dan Menengah.Rizal. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).Sadeli, Lili M. (2012). Dasar-Dasar Akuntansi . Jakarta: PT. Bumi Aksara.Setiady, M. (2012). Telaah dan Implementasi SAK ETAP Studi Kasus Pada Pengusaha UMKM Garmen di Pusat Grosir Surabaya.Sirait, P. (2014). Pelaporan dan Laporan keuangan . Yogyakarta: Graha Ilmu.Sri Purwaningsih. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aroma Wangi Parfum Berbasis SAK ETAP.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif, dan R&D . Bandung : Alfabeta.Sumarsan, T. (2013 ). Akuntansi Dasar dan Aplikasi Dalam Bisnis Versi IFRS Jilid I. Jakarta: Indeks.Supriadi. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan pada UKM Berdasarkan SAK ETAP pada UKM Meubel Hamida. Pontianak: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjung Pura.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. (t.thn.). Undang-Undang UMKM(Usaha Kecil dan Menengah). Jakarta: Sinar Grafika.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1995. (t.thn.). Undang-Undang Usaha Kecil dan Menengah. Jakarta: Sinar Grafika.
Copyrights © 2019