Aset biologis merupakan tanaman dan hewan yang mengalami transformasi biologis. Transformasi biologis dimulai dari proses pertumbuhan, degenerasi, produksi, dan prokreasi yang menyebabkan perubahan secara kualitatif dan kuantitatif dalam kehidupan hewan dan tumbuhan. Penelitian dilakukan pada Keramba Ikan Nila “Sejahtera†yang bergerak pada budidaya ikan nila dengan menggunakan jaring apung sebagai wadahnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan akuntansi aset biologis serta penyajiannya pada laporan keuangan, dan bagaimana laporan keuangan disusun sesuai dengan SAK EMKM. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi langsung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aset biologis hewan ternak berupa ikan nila diakui sebagai persediaan dengan akun ikan nila dan diukur berdasarkan harga pasarnya serta disajikan pada laporan neraca. Hasil penyusunan laporan keuangan yang dilakukan antara lain laba rugi dan perubahan modal, laporan posisi keuangan atau neraca, arus kas, serta catatan atas laporan keuangan. Semua laporan keuangan yang disusun sudah berdasarkan SAK EMKM dan sesuai dengan siklus akuntansi. Kata Kunci: Aset Biologis, Laporan Keuangan, SAK EMKM
Copyrights © 2017